Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Friday, February 25, 2011

`Pesan Untuk Merpati Kecilku`


Merpati kecilku
aku lihat mendung bergayut di kelopak matamu
kau murung dan acuh padaku
kau tenggelam dalam gelisah yang tak bisa kuraba
apakah kau tak lagi betah dalam sangkar itu?
padahal kemarin kulihat kau masih meloncat senang
sewaktu melihatku datang.

Merpati kecilku
mungkinkah karena ada pejantanmu yang menunggu
menggodamu di antara ranting-ranting pohon jambu
hingga kau bosan temani hariku?
jika demikian adanya kan ku bukakan pintu sangkarmu
agar kau bisa pergi sekehendak hatimu
terbanglah kemana kau suka
terbanglah bersama pejantan pilihanmu
tak usah menoleh lagi dan tak usah berhenti
biarkan saja aku yang tetap berdiri pandangi kepakan sayap terakhirmu.

Merpati kecilku
jika suatu hari kelak kau ingat aku
dan kau kembali sedang aku sudah tak ada lagi disini
cobalah tuk hinggap sekali lagi di sangkar itu
mungkin kau akan mengerti
bahwa sangkar itu bukan untuk mengurungmu
namun untuk menjagamu...

Friday, December 17, 2010

Aku dan Malam Ini


...
Seperti malam-malam yg lalu
Aku mulai melewatkan detik demi detik
dengan terdiam memandangi potretmu.
Mulai menjelajahi lembut parasmu
Menatap mata indahmu yang bersinar
yang membuatku tertunduk tak kuasa.
Cahaya wajahmu pancarkan aura
yang meluluhkan setiap mata yg memandangnya.
Dan senyum manismu
adalah satu hal yg selalu membuatku rindu
setengah mati.

Aku ingin senyum itu tak pernah pupus dari wajahmu
Aku ingin senyum itu tetap menghiasi hari-harimu
Temanimu disaat aku tak bisa selalu di dekatmu.

Cinta ini mungkin tak sempurna
dan tak seindah cerita-cerita cinta hasil karya pengarang ternama.
Tapi cinta ini nyata
yang takkan bisa mereka ciptakan lewat imajinasi
dan adanya dirimu adalah penyempurnanya.

Aku juga tak bisa menjadi arjuna
atau romeo
atau pujangga-pujangga
atau siapa saja dengan sejuta romantisme yang memabukkan.
Tapi bersamamu
bahagiaku lebih dari arjuna
lebih dari romeo
apalagi pujangga-pujangga.

...
Sekali lagi kupandangi potretmu
dan berharap
semoga malam ini kau hadir di mimipiku.


_

Tuesday, November 16, 2010

Satu catatan, sayang...

Putri kecil menari mengelilingi cahaya
di malam-malam tanpa suara
menyanyikan lagu tentang sepenggal perjalanan
yang kini kisahnya telah koyak sebagian
di terkam ganasnya kehidupan

Putri kecil masih menari mengelilingi cahaya
ketika mimpi-mimpi buruk mulai menjelma nyata
mengerubungi seorang anak yang meringkuk di sudut sebuah toko
ditertawakan oleh deru kendaraan yang lalu lalang

Putri kecil mulai berhenti menari mengelilingi cahaya
entah karena rasa capai
atau karena memang cahaya yang perlahan mulai pudar
seperti perasaanmu padaku
yang sedikit demi sedikit memudar seiring kehadirannya

Satu catatan, sayang...
apabila sepuntung rokok saja
bisa mengubah sebuah kota menjadi lautan api
salahkah jika cinta yang kau sia-siakan ini
kini telah berubah menjadi benci??

Sunday, November 7, 2010

Ini Adalah Rindu


Ini adalah rindu malam
yang datang ketika kunang-kunang
mulai menggetarkan sayap-sayap kecilnya

Ini adalah rindu karang
yang dalam diam
berharap ombak kan datang menyambutnya

Ini adalah rindu sunyi
yang menghampiri
saat ku tahu kau tak ada disini

Ini adalah rindu yang sebenar-benarnya
tahukah kau?

Monday, November 1, 2010

Puisi paling menyentuh yg pernah ku baca...

Puisi Habibie 'tuk Ainun

Ainun… Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE


My Ping in TotalPing.com